sibuklah

Gambar

saya tak taulah mungkin teman-teman pernah diberondong oleh pertanyaan ini atau malah jadi penanya dalam kasus ini, siapapun pelakunya sebenarnya ndak terlalu masalah dalam hal ini 😀 ,  di alam pemikiran bodoh saya sering tergelitik dengan pertanyaan ‘maaf kamu lagi sibuk gak?’ , sebuah pertanyaan yang terkesan ‘basabasi’ ini biasanya dilengkapi pertanyaan yang lebih basi lagi ‘boleh mintak tolong gak?’ , bagi saya ini pertanyaan yang susumu (susahsusahmudah) untuk menjawabnya, kita seakan dihadapkan dengan buah simalakama atau semacam diposisikan layaknya memilih kucing dalam karung, ketika pilihan itu jatuh ke ‘iya’ kita tidak tahu pertolongan seperti apa yang akan kita berikan, tidak jadi masalah kalau kita bisa menyanggupi, akan jadi lain cerita jika itu diluar kemampuan kita. Jika pilihan itu ‘tidak’ maka bersiapsiaplah ‘cap’ sebagai orang yang tak suka menlong secara otomatis akan segera melekat didiri kamu, guys saya tidak sedang berusaha mengeneralisir peristiwa ini terjadi kepada semua orang, karena mungkin saja tanpa sadar saya termsuk salah satu bagian dalam skenario ini.

oke well, kita kembali kepertanyaan semula ‘lagi sibuk gak?’ , walaupun saya penganut gaya hidup yang cukup selow, pertanyaan seperti ini tetap terasa aneh bagi saya jika itu dilontarkan kepada saya, bukan kah kita dituntut untuk senantiasa sibuk? karena dihidup ini kita hanya diberi dua pilihan sibuk dengan kebaikan atau sibuk dengan keburukan. siapa bilang tidur bukan salah satu kesibukan dalam kebaikan? jika kamu tidur dalam porsi dan waktu tertentu justru tidurmu itu akan mendatangkan kebaikan untuk tubuhmu, siapa bilang boker di wc, nyuci kolor, ngupil sambil nutup mata itu bukan sebuah kesibukan. toh semua aktifitas dikehidupan kita adalah kesibukan demi kesibukan yang tak kunjung habisnya, termasuk meselowkan diri juga sebuah bentuk ‘kesibukan dalam selow’. so tinggal kita klasifikasikan itu ‘kebaikan’ atau ‘keburukan’.

mungkin akan lebih arif ketika kita ganti pertanyaan dengan ‘lagi sibuk dengan kebaikan atau keburukan nih?’ , ‘kalau mau saya tambah lagi peluang untuk sibuk dengan kebaikan tertarik gak?’ , mungkin itu baik ‘buat loh’ belum tentu kitaah :p

keepdepaiyer #janganterlaluserius

#model adalah salah seorang junior dikontrakan yang selalu berusaha sibuk kemanamana (semoga selalu dalam kebaikan) , kalimatnya saya nisbatkan kepada beliau 😀 maaf yo iim

Iklan

Satu pemikiran pada “sibuklah

  1. Ping balik: Sibuk apa? | Radhiyatul Fajri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s