loro

turu

seingat saya setelah umur 20tahun fasilitas berobat dari tempat kerja bapak saya sudah tidak bisa dinikmati, kala itu saya masih berstatus mahasiswa disalah satu perguruan negeri kota samba lado, bapak juga sempet minta surat keterangan masih kuliah untuk memperpanjang fasilitas berobat yang cuma berlaku satu tahun, tapi tetap kesempatan itu tidak pernah saya pakai untuk berobat.
ya ini tentang rumah sakit dan pesakitnya, tempat yang seumur selalu ingin saya hindari (kecuali harus membesuk), oke lah saya tidak mempunyai torama yang mendalam dengan rumah sakit, juga tidak ada catatan rawat inap direkam medis saya, tapi tetap suasana dan aroma rumah sakit bukan tempat yang membuat saya merasa nyaman. hampir semua kondisi saya selalu bilang ke bapak ‘paling dibawa tidur besok udah sembuh kq pa’ , pernyataan yang selalu membuat bapak saya kesal ketika saya harus disuruh kerumahsakit untuk berobat. diikuti dengan perilaku membuang atau sekedar tidak meminum obat sesuai ajuran, antara males dan tidak suka dalam hal ini beda tipis.
dari rentang waktu itu akirnya hari ini diumur 24tahun saya terpaksa memberanikan diri untuk pergi kedokter memeriksakan kondisi yang sedikit memburuk, (ya setelah dari paksaan dan kecaman berbagai pihak). akhirnya saya merasakan betapa mahalnya kerumah sakit setelah sekian tahun menikmati fasilitas berobat gratis dan sekarang harus bayar, didalam sidokter nanya-nanya :

dokter : masnya biasanya tidur berapa jam?
mugi : agak kurang tau saya pak.
dokter : emang biasanya tidur jam berapa sampai jam berapa?
mugi : yang pasti lewat jam12 malem pak, ya sekitaran setelah subuh pak,
dokter : (kaget, sambil merubah posisi arah duduk) bangunnya jam berapa mas?
mugi : jam8 pak, soalnya saya berangkat kuliah,
dokter : trus siang gak tidur lagi?
mugi : gak pak , saya kuliah sampai sore biasanya pak, kalaupun ngantuk paling tidur dikoridor kampus
dokter : huuuft,,,masnya kuliah fakultas apato kq sampai tidure jam sakmono???
mugi : senirupa pak, ngambil desaingrafis,
dokter : le garap yo garap tugas mas, tapi nek wis jame istirahat, mbok yo istirahat, ojo dipaksake mas,,,
mugi : oh nunu yo pak,,,
dokter : saya minta masnya tidur cukup 8jam, dan saya kasi dosis rendah,,,iso yo mas???
mugi : ngih pak, mugo-mugo iso #nyengir kuda

oh pak jadi saya kurang tidur pak??? baiklah, paling tidak saya sudah belajar betapa mahalnya kesehatan dalam artian sebenernya dan secara isitilah. #mari tarik selimut

Iklan

6 pemikiran pada “loro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s