terkadang

“men terkadang kita perlu merasakan direpotkan atau merepotkan orang lain agar kita bisa merasakan keberadaaan orang lain”

menurut saya ini hanya masalah peran yang akan kita mainkan, mau atau tidak, setuju apa tidak, yakin dan percaya kita akan memainkan peran itu kapanpun kita harus bisa menjadi aktris atau aktor terbaik dalam peran itu, apakah kita nanti nya sebagai perepot atau direpotkan.
sekarang hanya menunggu waktu kapan kita akan bermain peran itu.

mari minum kopi

Iklan

12 pemikiran pada “terkadang

  1. huaaaaaaaa….
    senang sekali bisa merepotkan mugi kun dengan minta design
    kemudian mengataiiiiii,,designnya tidak bagus,,,

    swrykalaukawansempatrepotsadang
    utsdimintabuekdesignsiaptudikatailolai
    *_*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s